Showing posts with label jajanpasar. Show all posts
Showing posts with label jajanpasar. Show all posts

Monday, April 27, 2009

Kue Bugis


Description:
Ini salah satu jajan pasar kesukaanku.
Resep dapat dari Asri, mamanya Vicky, dengan sedikit modifikasi.
Thanks Asri.....
Mau diikutin ke MFM kayaknya sudah telat deh, jadi nggak papa posting sendiri aja deh.

Ingredients:
Tepung ketan 150 gr
Tepung sagu 10 gr
Daun suji 75 ml (aku pakai pasta pandan beberapa tetes aja)
Santan kental 100 ml
Air kapur sirih 1 sendok teh
Minyak goreng untuk olesan

Bahan isi:
250 gr, kelapa parut melintang
100 gr gula merah, sisir
Sedikit garam
daun pandan


Directions:
Campur tepung ketan,tepung sagu,air daun suji,air kapur sirih dan santan.
Aduk dan uleni hingga kalis
Ambil sedikit adonan,bentuk bulat lalu pipihkan.
Taruh adonan isi ditengah, lalu bulatkan lagi.
Taruh di atas daun pisang yang sudah diolesi minyak goreng
Bungkus rapi,kukus 15 menit

Isi:
Campur parutan kelapa ,gula,dan garam,masak sampai mengering.
Ambil sedikit adonan,bentuk bulat.

Thursday, March 5, 2009

Kue Lupis


Description:
Pas bikin minum ronde kemaren jadi pengen makan lupis, gimana dooong... Mau nggak mau ya harus bikin.... Ini nih hasilnya, sengaja dibungkus kecil2 bentuk segitiga biar serasa makan lupis di Semarang he..he..he...
Kata suamiku lupis di Bali juga bentuknya segitiga gini.

Ingredients:
500 gr beras ketan, rendam 1 malam
1 sdm air kapur sirih
1/2 bh kelapa muda, parut melintang
sedikit garam

Saus gula merah/kinca/juruh :
150 gr gula merah, iris halus
2 sdm gula putih
100 ml air
2 lbr daun pandan
sedikit garam
1 sdt sagu/tapioka diencerkan dgn sedikit air, untuk mengentalkan

Directions:
1. Perciki ketan dengan air kapur sirih supaya kenyal.
2. Didihkan air dalam panci besar. Ambil 1 lembar daun pisang, bentuk contong, bagian daun yg lebih hijau di dalam. Isi dengan kurang lebih 2 sdm beras ketan. Lipat ujungnya bertindihan kiri dan kanan (seperti melipat ujung lontong), semat dengan lidi.
3. Masukkan dalam air mendidih, rebus kurang lebih 3 jam. Usahakan air rebusan tidak habis dgn cara diisi lagi dgn air panas.
4. Angkat dari air rebusan, tiriskan dan dinginkan. Lebih enak setelah lupis agak mengeras.
5. Disajikan dengan parutan kelapa dan saus gula merah

Saus gula merah :
1. Rebus semua bahan saus kecuali tapioka/sagu sampai mendidih.
2. Kecilkan api, encerkan sagu dengan sedikit air, lalu masukkan dalam saus, aduk rata sampai agak mengental. Setelah saus dingin akan tambah kental.

Wednesday, February 25, 2009

Lumpur Oranye


Description:
he.he..he.. judulnya keren kan, mana ada lumpur warna oranye...
Ada juga buthek seperti lumpur Lapindo....
Ini hasil celamitan ke sitenya mbak Rachmah yg posting lumpur ungu, jadi pengen bikin juga tapi nggak ada ubi ungu. So pake ubi oranye aja, jadi deh spesies lain lagi dari ordo kue lumpur ha..ha..ha...
Yang bikin seneng Sekar suka..... horee....
Resepku ini nggak pakai kentang krn ternyata persediaan kentangku habis. Tapi hasilnya enak kok, rasanya lebih manis legit khas ubi, tapi tekturnya persis kue lumpur biasa.
Makasih ya mbak Rachmah....
Daku bakalan sering nongol ke sana nih.... he..he...he...

Ingredients:
Resep asli
120 cc susu cair
75 gr gula pasir
1 butir telur, kocok 1/2 mengembang
75 gr terigu
150 gr kentang kukus, haluskan (aku nggak pakai)
250 gr ubi ungu, rebus, haluskan (aku pakai ubi 400 gr)
2 gr garam
10 gr margarin cair (aku pakai 2 sdm butter leleh)

keju/kismis/coklat untuk topping

Directions:
1. Kocok telur sampai setangah mengembang, masukkan gula kocok lagi.
2. Masukkan ubi dan susu, kocok rata, masukkan terigu dan garam, kocok.
3. Terakhir masukkan butter cair aduk rata. Diamkan 15 menit.
4. Tuangkan dalam cetakan panas yg sudah diolesi minyak atau margarin 3/4 penuh. Tutup selama kurang lebih 10 menit, buka dan kasih topping. Tutup lagi biarkan sampai matang. Tanda matang permukaannya sudah kering dan mengkilat.
5. Dihidangkan hangat bersama teh atau kopi... hehmmm nikmatnya...

Tuesday, February 24, 2009

Ote-ote (pia-pia/bakwan)


Description:
Kalo di Surabaya namanya Ote-ote, kalo di Semarang namanya pia-pia, trus kalo di Jakarta namanya bakwan. Pokoknya enak deh apalagi buat yang suka gorengan. Sengaja bikin buat nemenin makan pecel.......

Ingredients:
1 bh wortel iris korek api/serut kasar
150 gr kecambah
150 gr kol iris halus
20 bh udang ukuran sedang, kupas

1 cup tepung terigu
1 sdm tepung tapioka
1 bh telur ayam

Bumbu halus :
3 bh bawang putih
1/2 sdt ketumbar
1/4 sdt merica
3 bh kemiri
garam
air dingin (kira2 saja, jangan terlalu encer)

Directions:
1. Campur semua bahan sampai rata, kecuali udang.
2. Masukkan adonan dalam minyak panas, taruh udang diatasnya. Goreng dengan api sedang sampai kuning kecoklatan.
3. Dihidangkan panas-panas dengan cabai rawit atau sambal botolan.

Thursday, January 15, 2009

Kue Lumpur Durian


Description:
Sudah lamaaa..... ngiler pengen bikin kue lumpur. Sekalian pengen ngenalin Sekar rasa jajanan jadul satu ini. Kan tahun ini kita pulkam, jadi biar nggak norak Sekarnya dgn urusan makanan kalo di kampung nanti. Kebetulan punya durian di freezer, dicampurin asyik juga kali ya.... Resep hasil googling ditambah ilmu ngawur he..he...he.....
Tapi jadi kok, enak lagi hue..he...he.... PD abis

Ingredients:
200 gr kentang rebus haluskan
150 gr terigu
2 biji durian, buang biji, haluskan bersama kentang
60 gr mentega lelehkan
2 butir telur ayam
150 gr gula pasir
1/4 sdt garam
200 ml santan kental
200 ml susu cair
1 sdt vanili cair
coklat dan keju parut untuk taburan (krn nggak punya kismis)

Directions:
Aduk telor, gula, garam sampai mengembang, kira2 5 menit.
Masukkan terigu dan kentang+durian sedikit2 sampai tercampur rata.
Masukkan vanili, susu, santan, dan mentega cair, aduk sampai rata.
Panaskan cetakan kue diatas kompor, setelah panas kecilkan api.
Olesi cetakan dengan minyak, tuang adonan 3/4 penuh, tutup.
Setelah setengah matang, taruh coklat/keju untuk toping, lalu tutup lagi.
Masak sampai matang, keluarkan dari cetakan.
Hidangkan hangat-hangat sebagai teman minum teh atau kopi.....

Thursday, January 8, 2009

Tahu Isi


Description:
Ternyata kemaren samaan bikin tahu isi sama Vitri, seperti janjian aja he..he... Makanya lihat postingan Vitri jadi latah pengen posting juga.
Punya Vitri tahu dan segala pernak-perniknya dicampur jadi satu, dikukus, potong2 lalu digoreng (resep disini ) Punyaku spt tahu isi biasa bedanya aku pakai kinari tahu Jepang (bentuknya spt tahu pong) yg biasa dipakai bikin sushi.

Ingredients:
7 bh kinari, potong 2 diagonal (jadi 2 bh bentuk segitiga)
Isi :
10 bh udang cincang kasar
1 bh wortel, serut kasar
3 lbr kol, iris halus
100 gr taoge (1/2 bungkus)
3 bh daun bawang iris halus

Bumbu halus :
3 bh bawang putih
3 bh bawang merah
3 buah kemiri
1/2 sdt merica bubuk
garam dan gula sesuai selera

Adonan tepung :
1 sdm bumbu halus
100 gr terigu
1 sdm tepung beras
sedikit kunyit bubuk untuk pewarna saja (sesuai selera)
air
campur rata sambil dikira2 kekentalannya




Directions:
Sisihkan 1 sdm bumbu halus untuk adonan tepung.
Tumis bumbu halus sisa sampai harum.
Masukkan udang cincang, aduk2 sebentar, lalu masukkan garam, gula, dan sayuran. Aduk rata, masak sampai matang, dinginkan.
Ambil potongan tahu, isi dengan adin isi.
Masukkan ke dalam adonan tepung, goreng sampai matang.
Sajikan hangat2 dengan cabai rawit.

Saturday, December 6, 2008

MFM#21: Wajik


Description:
Wajik ini resep turun temurun keluarga mamaku. Dulu ketika kami masih tinggal di Semarang, budhe, kakak mama, sering banget dipesanin wajik untuk orang hajatan. Rasanya ya seperti wajik Jawa pada umumnya manis legit. Kalo aku bilang sih persis wajik Ny. Week yang terkenal itu lho (cie.... GR), yang biasa kita beli kalo sedang jalan2 ke Magelang.
Kalo yang takut sama yang manis2 mendingan jangan bikin deh, krn kalo kita kurangi gula merahnya ya rasanya jadi nggak otentik seperti wajik Jawa. Mendingan bikin rame2 trus makan rame2 jadi sama2 menanggung kalori si gula........... he..he...he... Atau bikin 1/2 resep aja seperti aku trus disimpan dikulkas, awet kok. Kalo mau makan tinggal panasin di microwave sebentar (kira2 15 detik perbuah).

Resep ini aku ikutkan buat acara MFM#21 yang dihost May dengan tema gula merah. Pas banget kan mengingat penggunaan gula merah yang segambreng dalam resep ini.

Buat yang mau ikutan juga silakan langsung kesini


Ingredients:
500gr beras ketan
1/2 gelas air hangat
400 gr gula merah, sisir.
100 gr gula putih
300 ml santan kental dari 1 1/2 butir kelapa ukuran besar, direbus dan diambil kentalnya saja.
(Aku pakai 1 kaleng santan instan ukuran 400ml, diambil kentalnya saja)
Daun pandan, sesuai selera tambah banyak tambah wangi.
1/2 sdt garam

Directions:
Rendam ketan selama 1 malam (12 jam), tiriskan lalu kukus 15 menit bersama daun pandan.
Angkat dari kukusan, basahi ketan dengan air hangat sedikit2 sampai rata.
Masukkan lagi ke dalam kukusan, kukus sampai 30 menit.
Dalam panci besar atau penggorengan besar, rebus santan, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan sampai mendidih. Terus rebus dengan api sedang sampai air dalam campuran gula habis, tandanya air gula bergelembung-gelembung artinya kalau dingin cairan gula akan mengeras.
Kecilkan api lalu masukkan ketan kukus sambil terus diaduk2 sampai kering, tandanya ada suara mendesis di dasar panci atau wajan ketika mengaduk ketan.
Tuang adonan dalam wadah yang sudah dilapisi selembar daun atau plastik, ambil daun2 pandan, tutup lagi dengan selembar daun/plastik, ratakan dengan cara ditekan2 menggunakan serbet.
Biarkan sampai dingin dan padat, minimal 8 jam.
Potong2 sesuai selera, biasanya berbentuk jajaran genjang, makanya dinamakan wajik.
Sajikan sebagai teman minum teh atau kopi.

Thursday, August 21, 2008

Klepon


Description:
Seperti biasa jajanan pasar adalah favoritku. Karena terlalu sering dibuat jadi nggak kepikiran buat diposting. Mau diikutkan ke MFM#18 ternyata sudah ada yg setor resep klepon. Makasih ya Fitri informasinya.............. Entar aku bikin resep lain aja deh buat MFM#18.

Ingredients:
200 gr tepung ketan
Pasta pandan/pewarna hijau secukupnya
1/4 sdt garam
1 sdm air kapur sirih, jika tidak ada bisa diabaikan
Air hangat secukupnya
Gula merah, sisir halus
Kelapa parut memanjang, campur dengan sedikit garam, lalu kukus.


Directions:
1. Campur tepung ketan, garam dan air kapur sirih.
2. Aduk rata sambil dituangi air hangat sedikit-sedikit sampai adonan bisa dipulung.
3. Warnai dengan pasta pandan.
4. Pulung2 sebesar kelereng, isi dengan gula merah dan pulung lagi.
5. Didihkan air, masukkan klepon biarkan sampai mengembang.
6. Angkat dan tiriskan, lalu gulingkan dalam kelapa parut yang sudah dicampur sedikit garam.

Tuesday, May 6, 2008

Lemper Ayam


Description:
Ini salah satu snack andalanku. Nggak tahu kenapa teman2 bule suka banget makanan satu ini. Jadi kalau ada acara mereka selalu minta aku bawa "your sticky rice" kata mereka. Baru ambil aja mereka sudah terheran2 sama bungkusnya. Apa ini? Bisa dimakan nggak daunnya? dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya. Kadang lucu juga karena setiap kali bawa lemper selalu aja banyak pertanyaan buat orang yang baru pertama lihat he..he..he...

Ingredients:
Ketan :
1. 500 gr beras ketan, rendam 1 malam
2. 200 ml santan kental
3. Garam sesuai selera
4. 1 bh sereh
5. 3 lbr daun jeruk
6. 2 lbr daun salam
7. 2 lbr daun pandan

Isi :
1. 300 gr dada ayam fillet
2. 8 bh bawang merah
3. 6 bh bawang putih
4. 4 btr kemiri
5. 1 sdt ketumbar bubuk
6. 1/4 sdt jintan bubuk
7. 1/4 sdt merica bubuk
8. 1 bh daun sereh
9. 4 lbr daun salam
10. 3 lbr daun jeruk
11. 2 cm lengkuas
12. 200 ml santan kental
13. Garam secukupnya
14. 1sdm gula pasir
15. 5 sdm bawang merah goreng


Directions:
1. Kukus bahan ketan kecuali santan selama 15 menit, matikan api dan keluarkan dari kukusan. Campur dengan santan kental, dan kukus kembali selama 30 menit.
2. Rebus ayam, lalu suwir-suwir.
3. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri, lalu tumis bersama bumbu lainnya (kecuali santan dan bawang goreng) sampai harum.
4. Masukkan ayam suir, aduk rata, lalu masukkan santan, masak lagi sampai kering.
5. Masukkan bawang merah goreng, aduk rata.
8. Ambil ketan taruh diatas plastik lalu ratakan dan padatkan.
9. Taruh ayam diatasnya, lalu gulung seperti mengulung sushi.
10. Potong2 sesuai selera lalu dibungkus dengan daun pisang.

Friday, April 18, 2008

Cara Bikang


Description:
Jajan pasar dan sejenisnya adalah makanan yang aku suka.
Sampai2 dulu pas hamilnya Sekar, aku selalu pengen makan jajan pasar.
Untung masih gampang dicari, coba kalo sekarang ngidam ginian, mau nggak mau bikin sendiri deh......
Resepnya aku dapat dari internet, lupa pastinya karena sudah lamaaaa banget, tapi nggak pernah dipraktekin.
Begitu dicoba langsung berhasil dan enak lagi, artinya resepnya ok banget.
Kalo hari ini aku bikin bukan berarti aku lagi ngidam lho...
Cuma kangen aja sama jajan satu ini.


Ingredients:
1. 175 gr tepung beras
2. 1 sdm tepung terigu
3. 400 ml santan kental dari 1 btr kelapa
4. 60 gr gula pasir
5. 1/8 sdt garam
6. 1/4 sdt pasta pandan
7. 1/4 sdt pasta coklat
8. Minyak goreng untuk olesan


Directions:
1. Larutkan 1 sdm tepung beras dengan 100 ml santan, lalu didihkan sambil diaduk sampai mengental. Matikan api dan angkat.
2. Masukkan gula, garam, terigu, dan sisa tepung beras kedalam rebusan tepung, aduk rata.
3. Uleni adoan sambil dituangi sisa santan sedikit-sedikit. Tepuk-tepuk dengan telapak tangan selama kurang lebih 15 menit atau hingga adonan terasa ringan.
4. Ambil sedikit adonan masing-masing warnai dengan pasta pandan dan pasta coklat.
5. Panaskan cetakan dan olesi dengan minyak. Tuang adonan putih hingga 2/3 tinggi cetakan, beri sedikit adonan warna hijau atau coklat diatasnya.
6. Panggang dengan api sedang tanpa tutup sampai matang.
7. Cungkil bagian sisinya hingga merekah.

Saturday, March 15, 2008

Onde-onde


Description:
Ini salah satu jajanan favoritku, favorit papaku juga. Kok bisa nurun gitu ya???? Jadi kangen beliau deh hiks...hiks....hiks.....

Ingredients:
Bahan Isi :
1. 100 gr kacang hijau kupas, rendam 2 jam
2. 75 gr gula pasir
3. 1 lbr daun pandan
4. 1/4 sdt garam
5. 1/4 sdt vanili
6. 50 ml santan kental

Bahan Kulit :
1. 250 gr tepung ketan
2. 25 gr tepung sagu/tapioka
3. 1/2 sdt vanili
4. 1/2 sdt garam
5. 15 gr gula pasir
6. 1 butir telur
7. 175 air hangat
8. 100 gr wijen putih


Directions:
1. Kukus kacang hijau selama 15 menit.
2. Masak kacang hijau kukus bersama semua bahan isi sampai menggumpal. Dinginkan.
3. Campur semua bahan kulit, tuangi air hangat sedikit-sedikit sambil terus diaduk sampai halus.
4. Ambil adonan kulit, bentuk bulatan, pipihkan lalu isi dan bulatkan lagi.
5. Celupkan dalam air hanya untuk sekedar basah, lalu gulingkan dalam wijen agar wijen melekat sempurna.
6. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai matang lalu tiriskan.