Tuesday, January 20, 2009

It is Okay Being Minority

I am so proud to be alive to witness Barack Obama being the President of the United States. People call this "the dream come true"; Martin Luther King Jr's dream, Obama's dream, and black people's dream also. It is really thrilling me. It makes me overwhelmed with emotion.

Being minority is the reality of my life. Since I was born, I have been a minority because my family is Christian. Even living in The United States, I still am a minority. Sometimes it is not comfortable, but mostly it is okay. Being minority is unique.

Good luck Mr. President, God bless you.........

Monday, January 19, 2009

Blunder Tape


Description:
Ini kerjaan hari ini juga. Kalo kue ini emang udah diniatin sejak seminggu lalu. Gimana enggak, bahannya yang pakai tape singgkong mengharuskan aku bikin tape singkong duluan. Kebetulan hari ini pas ngintip tape singkongku ternyata dah jadi, so langsung tancap bikin. Jadi ceritanya sepagian aku baking cake. Lumayan buat menyambut tamu yang akan datang besok dan menginap di rumah kita dalam rangka X games di Aspen.
Resepnya dapat dari Asri, mamanya Vicky. Makasih ya Asri buat resepnya, makasih juga sudah undang aku jadi kontak shg dapat resep kue enak ini.

Ingredients:
Biang :
50 ml air hangat
1 sdt ragi instan
1/4 sdt gula pasir

Bahan lain :
225 gr mentega
250 gr gula pasir
250 gr terigu
200 gr tape singkong, haluskan
50 ml santan kental
5 butir telur
2 sdt baking powder

Directions:
Campur adonan biang, aduk, diamkan 15 menit.
Kocok mentega dan gula sampai putih, masukkan tape aduk rata.
Masukkan telur satu-persatu, kocok rata.
Masukkan 1/2 bagian tepung, aduk rata, lalu masukkan adonan biang, aduk lagi sampai rata.
Masukkan 1/2 bagian tepung sisa dan santan, aduk rata.
Diamkan selama 45 menit sebelum dioven dengan suhu 350F selama 50 menit atau sampai kuning kecoklatan.

Lapis Legit Durian


Description:
Ini kue amit2 susyeehh....... Ini pertama kali bikin dan sepertinya akan jadi yang terakhir ha..ha..ha.... Entar kalo pengen tinggal beli online or tunggu pulkam aja. Udah bikinnya susyeeeh...... kalorinya itu lho segambreng. Untungnya sekalinya bikin langsung jadi, so nggak penasaran pengen coba lagi, kan udah bisa ha..ha..ha... Sempat ada sedikit masalah dgn ovenku yg nggak ada broilnya, hasilnya lapisan nggak coklat2 juga meski sudah dioven lebih dari 10 menit. Akhirnya ganti loyang mulai dari awal lagi, padahal sudah dapat 4 lapis......
Resepnya nyontek pleg-pleg punya Fitri, emaknya Nisa. Ini gara2 kena kompor Fitri yang bilang habis makan kue ini "glegekan" rasa-rasa durian................
Makasih ya Fit... Puas deh gue berhasil bikin kue susyeeehh.......


Ingredients:
Resep Asli :
400 gr butter
150 gr gula pasir
10 butir kuning telor
1 sdt essence Durian (aku nggak pakai)
2 biji durian mothong, buang isi dan haluskan
60 ml susu cair
200 gr terigu
50 gr maizena
7 putih telor
150 gr gula pasir


Directions:
Oles loyang kotak ukuran 8 x 8 inch dengan margarine. Panaskan oven 350F - api atas (broil). Ovenku tipe jadul yang nggak ada broilnya, maka aku pakai oven toaster dengan setting 350F, broil. Sempat maksa pakai oven biasa hasilnya tetep putih meski ditaruh dipaling atas lebih dari 10 menit.

Kocok butter dan gula sampai putih, tambahkan kuning telor satu-persatu, kocok sampai mengembang.

Tambahkan essence durian, daging durian , susu. Kocok sampai tercampur rata, kemudian masukka campuran terigu dan maizena yang sudah di ayak. Aduk dengan sendok kayu sampai rata.

Dalam tempat terpisah kocok putih telur dengan mixer, sampai mengembang lalu tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit. Kocok sampai kaku.

Campurkan putih telor dalam 3 tahap ke adonan pertama, gunakan sendok kayu, aduk rata.

Tuang adonan ke loyang yang sudah di oles margarine, sebanyak +/- 100gr (aku kira2 1/2 cup), panggang dengan api atas selama 5 menit atau sampai kecoklatan. Tusuk-tusuk dengan tusuk sate, oles margarine sedikit lalu tekan2 dengan punggung sendok baru tuang lagi 100 gr adonan . Panggang lagi. lakukan berulang-ulang sampai adonan habis.

Thursday, January 15, 2009

Kue Lumpur Durian


Description:
Sudah lamaaa..... ngiler pengen bikin kue lumpur. Sekalian pengen ngenalin Sekar rasa jajanan jadul satu ini. Kan tahun ini kita pulkam, jadi biar nggak norak Sekarnya dgn urusan makanan kalo di kampung nanti. Kebetulan punya durian di freezer, dicampurin asyik juga kali ya.... Resep hasil googling ditambah ilmu ngawur he..he...he.....
Tapi jadi kok, enak lagi hue..he...he.... PD abis

Ingredients:
200 gr kentang rebus haluskan
150 gr terigu
2 biji durian, buang biji, haluskan bersama kentang
60 gr mentega lelehkan
2 butir telur ayam
150 gr gula pasir
1/4 sdt garam
200 ml santan kental
200 ml susu cair
1 sdt vanili cair
coklat dan keju parut untuk taburan (krn nggak punya kismis)

Directions:
Aduk telor, gula, garam sampai mengembang, kira2 5 menit.
Masukkan terigu dan kentang+durian sedikit2 sampai tercampur rata.
Masukkan vanili, susu, santan, dan mentega cair, aduk sampai rata.
Panaskan cetakan kue diatas kompor, setelah panas kecilkan api.
Olesi cetakan dengan minyak, tuang adonan 3/4 penuh, tutup.
Setelah setengah matang, taruh coklat/keju untuk toping, lalu tutup lagi.
Masak sampai matang, keluarkan dari cetakan.
Hidangkan hangat-hangat sebagai teman minum teh atau kopi.....

Wednesday, January 14, 2009

Serendipity

January 12, 2008

Serendipity

It is the word that I learned from you. It is also the word that definitely explains our meeting perfectly.

It all started when you decided to stop complaining about the fact that a lot of Hispanic people can't speak English at all even thought they live in the USA for along time. You decided to make a little difference in your community by joining English In Action (EIA) and becoming a volunteer teacher. Of course, at the time, you would have preferred to have a Hispanic student.

At the same time I was in the interview process after almost a year on the waiting list for EIA. When they asked me about a "busy doctor" being my teacher, I said I am ok with her. I thought who else would be as flexible as me could be her student. "At least I can practice my English", I thought.

You said great to have me to be your student. It was beyond your expectation; it was serendipity. I was really honored. Thank you so much.

From you, I learn about many things. American culture, Jewish culture, ethical culture, peace, medical lessons of course, how to be a good person, how to be a teacher, and how to be a good mother too. You wake me up from my long sleep. You inspired me to reach my dream, to do many things that I never thought off.

To day is your birthday, I want to tell you that you mean a lot to me.

Tons of thanks for you.

I hope you don't mind if I remember you to be Horton, a kind elephant, a good character that I got know at first through you.

Happy birthday Kim.

I hope all good things surround you.

My God bless you.

Like you always say, peace and love

Shinta

Serendipity : the faculty or phenomenon of finding valuable or agreeable things not shought for.

And it is a letter that She wrote back to me :

Hi Shinta...

I can’t even begin to say how blessed and honored I am to have you in my life.  You are an amazing woman, friend, mother, wife and I am so happy that serendipity touched both of us allowing us to meet.  Thank you for being my student, teacher and friend.  AND thank you and your family for sharing my birthday with me.  It made it an even more special event.

Lots of love and peace and I can’t wait to see you SOON to tell you in person how special you are and how much I LOVE my Horton!!!!

Kim

Potato Garlic Cheese Bread


Description:
Ini temennya makan krim sup kemaren. Resepnya main kira2, ingat2 resep roti manisku tapi nggak pake gula dan ditambahin kentang, keju, dan bawang. Rasanya gurih, empuk, cocok buat sarapan deh. Kalo aku makan gitu aja nggak pake sup, krn nggak suka krim sup, maklum lidah kampung.....

Ingredients:
200 gr kentang rebus, haluskan
3 cup terigu untuk bread
7 gr ragi instan (1 sachet)
1/2 sdm garam
2 bh bawang putih parut halus
1 cup susu cair, kalau kurang bisa tambah lagi.
1 cup keju permesan parut
1 sdm olive oil, atau minyak sayur
2 sdm butter untuk olesan
keju parut untuk taburan

Directions:
Campur semua bahan jadi satu kecuali keju dan olive oil, aduk rata.
Masukkan olive oil, dan uleni kira2 15 menit.
Masukkan keju, campur sampai rata.
Biarkan kira2 1 1/2 jam, atau sampai adonan menjadi 2 kali lipat.
Kempeskan adonan, bentuk sesuai selera.
Olesi dengan butter yg sudah dilelehkan, dan taburi keju.
Panggang dengan suhu 375F selama kurang lebih 30 menit.
Untuk teman makan sup.

Vegetables Cream Soup


Description:
Lihat di tempat Chef Rafi lagi yang 2 kali berturut2 posting cream soup, jadi pengen bikin rangsum buat Sekar cream soup juga. Kebetulan emang kegemarannya Sekar. Resepnya dipermak abis, karena biar banyakan sayurnya gitu.

Ingredients:
1/4 bawang bombay cincang halus (biar ikut termakan juga sama Sekar)
1 sdm butter
1 sdm terigu
1 gelas air kaldu/air biasa
1 cup susu cair
100 gr daging ayam potong dadu
1 bh sosis sapi, potong2
1 bh wortel potog dadu
1/2 cup jagung pipilan
1/2 cup peas/kapri kupas
garam dan merica bubuk secukupnya

Directions:
Tumis bawang bombay dan ayam dengan butter sampai harum.
Masukkan terigu aduk rata, tambahkan air kaldu, aduk rata.
Masukkan sayuran, sosis, susu, garam dan merica, aduk rata dan masak sampai sayuran matang.
Disajikan dengan cracker atau roti bawang.