Description:
Bener-bener deh yang namanya menunggu itu membosankan.
Ceritanya sejak minggu lalu diminta bantu bapaknya teman yang habis operasi tulang belakang. Hari pertama dapat kepercayaan 6 jam. Hari berikutnya langsung diminta jagain 12 jam. Untungnya Sila dapat libur bersama 1 minggu penuh, jadi Sekar bisa main bareng bapaknya.
Ealaaahhh.... 12 jam nungguin orang sakit ternyata bosan banget ya.... Bagian senangnya adalah waktu terima gaji, banyak lagi (buatku), gajian mingguan lagi wkwkwk... Senangnya..... :)))
Tumben nih pengangguran jadi pegawai mingguan :P
Untuk mengatasi rasa bosan aku bawa komputer kecilku. Iseng2 lihat album foto, ternyata banyak juga foto2 masakan yg belum tayang meskipun fotonya asal.
Pilihan pertama jatuh pada mushroom & broccoli cream soup kesukaan Sekar. Oke deh sambil tunggu juragan panggil minta bantuan kita bikin resepnya yuuuuk..... :)
Ingredients:
200 gr jamur putih, potong tipis
200 gr brocoli, potong-potong sesuai tangkai
1 batang besar seledri, cincang kasar
2 sdm butter
1 bh bawang bombay, cincang kasar
2 bh bawang putih, cincang halus
2 sdm persley cincang
1 sdt bumbu Italia kering (Italian herb mix botolan)
1 sdt merica hitam halus (dihaluskan ketika akan digunakan)
1/2 sdt pala halus (dihaluskan ketika akan digunakan)
250 ml air kaldu ayam/sapi
200 ml krim kental (bisa diganti susu cair/whole milk)
Garam
50 gr keju permesan (menurut selera)
2 sdm butter
2 sdm tepung terigu
Directions:
1. Tumis bawang bombay dengan 2 sdm mentega sampai layu, lalu bawang putih tumis sampai harum.
2. Masukkan seledri, jamur, broccoli, bumbu Italia, pala, persley dan garam. Masak sampai sayuran layu.
3. Masukkan air kaldu, tutup panci, masak dengan api kecil kira-kira 10 menit. Setelah dingin blender sampai halus kalau suka bertekstur nggak perlu diblender.
4. Panaskan 2 sdm mentega lalu masukkan 2 sdm terigu. Masak sampai terigu berubah warna kecoklatan (disebut roux untuk mengentalkan sup). Masukkan krim kental/susu, aduk rata dan biarkan sampai meletup-letup.
5. Masukkan sup yang sudah diblender ke dalam campuran roux dan krim kental. Tambahkan merica, aduk rata, dan biarkan sampai mendidih lalu matikan api.
6. Biarkan kira2 10 menit baru masukkan keju permesan, aduk rata sampai keju meleleh.
7. Sajikan hangat dengan garlic bread.



) dan kami baik-baik saja dengan perbedaan itu. Sama seperti mereka yang bisu, tuli, lumpuh, atau buta mereka berbeda dengan Sekar atau anak-anak lain tapi mereka punya kelebihan lain yang Sekar tidak punya misalnya mereka bisa bahasa isyarat atau membaca huruf Braille. Aku bilang mereka hebat jadi tidak perlu dikasihani. Yang paling penting mereka bahagia dan membuat orang lain bahagia juga. Diakhir pembicaraanku dengan Sekar, dia bilang “The important thing is they are happy no matter what” 
Tapi entah kenapa perasaanku mengharuskan aku untuk tinggal sampai acara selesai dan masih bantu Jessi mengembalikan ruangan gereja yang kacau balau ke bentuknya semula. Akhirnya selesai juga tapi aku masih harus menunggu Anna menjemputku. Akhirnya Anna dan keluarga datang, dan kita bersama-sama menuju ke rumahku untuk nonton World Cup antara Belanda vs Kamerun. Yvo suami Anna jagoin Belanda soalnya he..he..he…
Keseeeellll banget karena benda itu benda bersejarah buat kami, yang dibeli dengan uang bonus pertama Sila. Masih di tempat yang sama kami juga menemukan 1 bh kaos tangan berkebun yang tertinggal. Waah… malingnya professional ya pakai kaos tangan segala he..he.. Lalu kami cek lagi barang apa lagi yang mereka ambil dan segera telpon polisi. Sebelum polisi datang Sila sempat ke rumah tetangga untuk memberitahu kejadian itu. Salah satu tetanggaku merasa sangat prihatin dan marah besar. Katanya selama 17 tahun tinggal di daerah kami, belum pernah ada kejadin begini meskipun dia selalu membiarkan pintu rumahnya tidak terkunci. He..he.. sama seperti kami yang tidak pernah mengunci rumah, tapi kebetulan hari itu dia di rumah, jadi rumahnya tidak terjamah.
Dueeenng…. Kaget aku seperti disambar petir. Lha kalau waktu itu aku langsung pulang tanpa bantu-bantu lagi aku pasti ketemu pencuri yang sedang beraksi di rumahku. Dan apesnya pasti aku dengan
Untuk menghibur diri nggak papalah cincin 



